5. PENYEBAB PENDERITAAN
Ø Perbuatan Buruk Manusia
Penderitaan yang menimpa manusia terjadi karena perbuatan dalam
hubungan dalam sesama manusia dan perbuatan dalam hubungan manusia dengan alam
lingkungannya, penderitaan ini dapat juga disebut “nasib buruk” karena
perbuataan manusia. Penderitaan manusia karena nasib buruk dapat diperbaiki
agar menjadi nasib lebih baik. Dengan kata lain, manusialah dapat memperbaiki
nasibnya. Jadi, nasib buruk itu penyebabnya adalah manusi dan manusia juga yang
memperbaikinya. Nasib buruk dibedakan dengan “takdir” yang penyebabnya adalah
tuhan dan tuhan juga yang menetapkan takdir.
Ø Perbuatan buruk kepada orang
lain
Perbuatan buruk manusia merupakan salah satu penyebab manusia lain
menderita. Penderitaan yang mereka alami sangat menderita bahkan menyebabkan
kematian. Penderitaan berat akibat perbuatan buruk manusia akan meninggalkan
noktah hitam yang tidak mungkin dihapus dalam perjalanan hidup penderitanya.
Ø Perbuatan buruk kepada alam
lingkungan
Perbuatan buruk manusia pada alam lingkungan juga menjadi penyebab
penderitaan manusia, tetapi saying manusia tidak mau menyadari perbuatannya
itu. Mungkin kesadaran itu baru akan timbul setelah terjadi musibah yang
mengakibatkan penderitaan manusia.
Ø Perkawinan, Perceraian,
Kematian
1. Kawin paksa
Penderitaan akibat kawin paksa, perceraian, atau kehingan buah
hati yang disayangi juga menghiasi kehidupan manusia karena menyentuh
nilai-nilai kemanusiaan. Kawin paksa yang masih terdapat dalam masyarakat
merupakan satu diantara sumber penyebab terjadinya penderitaan . wajar apabila
seorang anak (pria atau wanita) tidak menerima perlakuan orang tua yang
memaksanay kawin dengan pasangan yang bukan pujaannya. Kawin paksa tidak pernah
didasari ras akasih sayang, kecuali kebencian, karena itu sifatnya selalu rapuh
dan tidak membangkitkan gairah hidup. Akhirnya perceraianlah yang menjadi ujung
tombaknya.
2. Perceraian
Perceraian suami istri mengakibatkan penderitaan bagi anak.
Bagaimanapun juga perkembanagn anak memerlukan asuhan dan bimbingan orang tua
semenjak dia lahir. Ini adalah nilai-nilai kemanusian yang mmerlukan
penghayatan. Jika terjadi perceraian, kemungkinan anak ikut ibu atau ayahnya.
3. Kematian
Kehilangan buah hati curahan kasih sayang juga menjadi sumber
penderitaan manusia. Kematian anak yang disayangi ataupun kematian kekasih yang
tercinta merupakan contoh yang banyak terjadi dalam masyarakat yang menyentuh
niali-nilai kemanusian.
Ø Penyakit, Siksaan, Azab tuhan
Penderitaan yang dialami manusia dapat juga disebabkan oleh
penyakit,siksaan, dan azab tuhan. Namun, kesabaran, tawakal, dan optimism
merupakan upaya manusia guna mengatasi penderitaan itu. Banyak contoh kasus
penderiataan manusia yang menyentuh nilai-nilai kemanusian yang dapat dipetik
hikmah dengan menghayati makna dan akibat yang ditumbulkannya dengan demikian
diharapkan tumbuh kesadaran dalam diri manusia untuk memelihara nilai-nilai
kemanusiaan dan menjadikannya pedoman hidup.
6. PENGARUH PENDERITAAN
Ø Pengaruh negative
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruih
bermacam-macam sikap dan dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap
negative, misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap keewa, putus asa,
atau ingin bunuh diri. Sikap ii diungkapkan dalam berbagai bahasa yang bernada
negative, antara lain :
ü Sesal dahulu pendapaatan,
sesal kemudian tidak berguna
ü Nasi sudah menjadi bubur
ü Seandainya aku tahu, tidak
akan ku berbuat demikian
ü Lebih baik mati berkalang
tanah dari pada hidup bercermin bangkai
ü Bagai kerakap tumbuh dibatu,
hidup enggan mati tak mau
ü Kehidupan adalah penderitaan
berkepanjangan
Sebagai kelanjutan dari sikap negatif dapat timbul sikap anti,
yang bersifat reaktif dan perlawanan , misalnya :
ü Anti kawin ( tidak mau kawin)
ü Anti kawin paksa
ü Anti lawan jenis
ü Anti ibu tiri
ü Anti peperangan
Ø Pengaruh positif
Orang yang mengakami penderitaan mungkin juga akan memperoleh
sikap positif dalam dirinya. Sikap positif adalah sikap optimis mengatasi
penderitaan hidup, bahwa hidup bukan hanya rangkaian penderitaan melainkan juga
perjuangan membebaskan diri dari penderitaan. Penderitaan hanyalah bagian dari
kehidupan yang dapat member pengalaman, memecahkan masalah untuk mencapai hari
esok yang lebih sejahtera. Hidup tanpa penderitaan samalah dengan gelombang
datar ditengah lautan. Sikap positif atau optimis bianya kreatif dan produktif,
tidak mudah menyerah pada keadaaan
Ø Penilaian Masyarakat
Apabila sikap negatif dan sikap positif dari penderitaan
dikomunikasikan kepada masyarakat, masyarakat akan memberikan penilaiannya.
Penelian itu dapat berupa kemauan atau ksediaan untuk mengadakan perubahan
nila-nilai kemanusiaan dalam masyarakat dengan tujuan perbikan keadaan.
Nilai-nilia kemanusiaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan
nilai-nilai kemanusiaan yang lebih kondusif dengan kondisi masyarakat.
Nilai-nilai kemanusiaan yang berupa hambatan harus disingkirkan, berdasarkan
uraian dalam pembahasan diatas dapat diiventarisasikan nilai-nilai kemanusiaan
yang dirasakan sebagai hal yang sudah using antara lain kawin paksa, ketidak
seimbanagan status, fungsi, serta peran suami dan istri dalam keluarga,
pembedaan perlakuan kepada anak tiri yang cenderung tidak manusiawi.
Berdasarkan hasil pengkajian terhadap beberapa kasus penderitaan
manusia , maka dapat ditemukan berbagai sikap kemanusiaan, nilai kemanusiaan,
serta sifat kemanusiaan yang sangan bermanfaat untuk memperdalam dan memperluas
persepsi, tanggapan, wawasan, dan penalaran terhadap masalah-masalah
kemanusiaan.berbagai sikap itu antara lain :
ü Penghargaan kepada sesama
manusia
ü Keseimbangan status, fungsi,
serta peran suami dan istri dalam keluarga
ü Perlakuan yang sama terhadap
anak kandung dan anak tiri
ü Penyesalan, kecewa, putus
asa, dan optimis.
Selain sikap kemanusiaan, dapat pula diinventarisasi berbagai
nilai kemanusiaan . dalam kehidupan masyarakat, berbagai nilai kemanusian
tersebut, antara lain :
ü Harga diri, nama baik,
martabat, kehormatan, dan perlindungan diri
ü Status , fungsi, dan peran
dalam klkeluarga serta masyarakat
ü Perlakuan yang sama,
perjuanagn, dan kebebasan
ü Diangkat sebagai anak sendiri
dan member pendididkan
Berbagai sifat kemanusiaan yang dapat inventarisasi, antara lain
adalah kepedulian kepada korban musibah, kasih sayang kepada anak yatim ataupun
belas kasian kepada anak tiri melalui pengkajian dan penghayatan kasus nyata
dan karya cipta, dapat diperhalus budi nurani manusia.
SUMBER
Tidak ada komentar:
Posting Komentar